Posted by: Qodarian Pramukanto | 13th Apr, 2019

ARL 215 SURVEI DAN PEMETAAN TAPAK

 

K-11 LANDFORM (TERRAIN) MAPPING

ARL 215_K-11_LANDFORM_MAPPING_12 APRIL 2019

Landform/Terrain Mapping

Untuk mengelola lingkungan dan sumberdaya
alam secara tepat diperlukan peningkatan
pemahaman atas karakteristik permukaan bumi
dan near-surface yang relevan untuk
kehidupan manusia.Dibawah pengaruh beragam proses (iklim,
exogenic dan endogenic), permukaan bumi
memaparkan berbagai landform. batu2an,
tanah dsb yang menghasilkan perbedaan pada
kondisi hidrologis, jenis vegetasi dan penutup
lahan, dimana hubungan antara komponen2
tersebut sangat dekat.
Link Bahan Kuliah ke LMS [html]
 

 

P-11 LANDFORM (TERRAINMAPPING

 ARL 215_K-11_LANDFORM_MAPPING_12 APRIL 2019-COVER
 Link Bahan Praktikum ke LMS [html]

RBI 25 K Pabangbon

RBI 25 K Pabangbon

Hillshade Pabangbon

Hillshade Pabangbon

Hillshade Jalan & Sungai Pabangbon

Hillshade Jalan & Sungai Pabangbon

Link Data Praktikum LMS [html]
 Dokumen Aktivitas Praktikum Interpretasi/Klasifikasi Terrain/Landform ARL 215-Survei dan Pemetaan Tapak

terrain interpretation

Terrain Interpretation

terrain classification

Terrain Classification

terrain classification2

Terrain Classification

terrain classification.jpg

terrain interpretation2

Terrain Interpretation

Posted by: Qodarian Pramukanto | 6th Apr, 2019

FORUM KOMUNIKASI ARSITEKTUR LANSKAP IPB

0019bb8c-ff6c-4f4b-90f9-19cb8a96b0d4
 
Departemen Arsitektur Lanskap, Fakultas Pertanian IPB
menyelenggarakan Kuliah Umum, pada:
 
Hari/Tgl.: Selasa, 9 April 2019
Jam: 13.00 – 14.30
Tempat: Ruang Sidang Faperta Kampus IPB Darmaga
Pembicara: Prof. Beata Joanna Gawryszewska
Head of Department of Landscape Art, Faculty of
Horticulture, Biotechnology and Landscape Archicture, Warsawa University of Life Science – SGGW, Polandia
Topik: Equilibrium and Infinity, Renaissance and Baroque in
Europen Garden Art of XV – XVIII Century
Peserta: Mahasiswa, alumni, peminat dan pemerhati lanskap
   
Posted by: Qodarian Pramukanto | 6th Apr, 2019

ARL 316 PERENCANAAN LANSKAP

K 09: PERENCANAAN LANSKAP KAWASAN REKREASI
 
COVER ARL 316 K-09 PL REKREASI
 
Semakin pesatnya pembangunan dan pendapatan masyarakat maka akan semakin tinggi apresiasi dan kebutuhan akan pemanfaatan yang positif dari waktu luang seseorang sehingga kegiatan rekreasi & wisata akan semakin dibutuhkan.

Semakin beragamnya kegiatan kerja dan minat setiap orang, maka ragam bentuk dan kegiatan rekreasi & wisata juga menjadi semakin tinggi atau semakin bertambah jenisnya.

 
Link Bahan Kuliah ke LMS [html]
 
Posted by: Qodarian Pramukanto | 6th Apr, 2019

ARL 215 SURVEI DAN PEMETAAN TAPAK

 

K-10:  PEMETAAN POLA TOPOGRAFI
ARL 215 K-10 PEMETAAN POLA TOPOGRAFI
 
Topografi
Gambaran semua unsur topografi yang tampak di permukaan bumi,
baik unsur alam (seperti sungai,garis pantai, danau, hutanan, gunung
dll) maupun unsur buatan manusia (seperti jalan, permukiman,
pelabuhan, pasar, tempat rekreasi dll), serta menggambarkan pula
keadaan relief permukaan  bumi.
Pada data topografi, selain data planimetris berupa unsur topografi
di atas,  ditampilkan pula data ketinggian seperti data titik tinggi dan
data kontur topografi.  Contoh peta topografi: Peta RBI, Peta Teknik
untuk Perencanaan Teknik Sipil dll.
 
Link Bahan Kuliah ke LMS [html]
Link Bahan Praktikum ke LMS [html]
 
Posted by: Qodarian Pramukanto | 6th Apr, 2019

Filosofi Naturalistik Tatanan Lanskap Kota Seoul

cheonggyechon

Cheonggyechon

 
Wajah Seoul, ibu kota Korea Selatan, tidak tampak berbeda dengan wajah kota-kota modern di dunia. Namun, yang membedakannya adalah simpanan nilai-nilai tradisional dan kearifan lingkungan.  Deretan bangunan pencakar langit, silang susun jalan dan jembatan, kemilau jalur biru sungai yang mengalir jernih berdampingan dengan jalur hijau royo-royo, semarak taman penghias kota, serta nuansa kota modern lainnya hadir di ibukota negara semenanjung ini.

Bentang alam kota yang dikelilingi sabuk hijau (greenbelt) pegunungan yang membingkai horizon kota dan sungai jernih melintasi kota merupakan wujud harmonis hubungan mutual konstruktif manusia  dan lingkungannya.  Seakan-akan Seoul menjadi kota dimana angin dan air, langit dan bumi, pria dan wanita damai dalam keharmonian.

Filosofi naturalistis -hidup harmonis dengan alam- yang secara tradisional dianut masyarakat negeri semenanjung ini menjadi ruh dalam penataan kota.  Keseimbangan dalam mengelola alam ……. Continue read [html] [pdf]

 

Posted by: Qodarian Pramukanto | 3rd Apr, 2019

ARL 316 PERENCANAAN LANSKAP

COVER
 
NILAI UTS ARL 316 PERENCANAAN LANSKAP 2018/2019
NO. NIM UTS
1 A44160001 60,39
2 A44160002 66,39
3 A44160003 74,74
4 A44160004 52,37
5 A44160005 53,73
6 A44160006 63,73
7 A44160007 70,39
8 A44160008 56,06
9 A44160009 62,06
10 A44160010 64,06
11 A44160011 45,38
12 A44160012 71,07
13 A44160013 62,06
14 A44160014 69,73
15 A44160016 68,74
16 A44160017 66,72
17 A44160018 62,06
18 A44160019 57,4
19 A44160021 55,38
20 A44160022 62,06
21 A44160023 62,39
22 A44160024 60,39
23 A44160025 77,4
24 A44160026 53,71
25 A44160028 67,73
26 A44160029 70,39
27 A44160030 65,73
28 A44160031 66,06
29 A44160032 65,73
30 A44160033 74,39
31 A44160035 60,72
32 A44160036 68,39
33 A44160038 75,07
34 A44160039 69,73
35 A44160040 72,06
36 A44160041 56,72
37 A44160042 69,4
38 A44160043 84,41
39 A44160044 44,37
40 A44160045 53,71
41 A44160046 58,39
42 A44160047 58,72
43 A44160048 53,05
44 A44160049 47,05
45 A44160051 58,06
46 A44160052 55,05
47 A44160053 63,4
48 A44160055 60,06
49 A44160057 45,05
50 A44160059 67,07
51 A44160060 62,06
52 A44160061 62,39
53 A44160062 60,72
54 A44160063 65,73
55 A44160067 70,06
56 A44160069 68,72
57 A44160070 77,4
58 A44160071 58,39
59 A44160072 59,05
60 A44160073 64,72
61 A44160074 63,73
62 A44160075 68,39
63 A44160076 73,07
64 A44160078 62,39
65 A44160082 64,72
66 A44160083 77,4
67 A44169001 63,73
LINK KE LMS [html]
 
 
Posted by: Qodarian Pramukanto | 3rd Apr, 2019

ARL 315 AGROTOUSIM LANDSCAPE

K-09: AGROTOURISM LANDSCAPE EVALUATION
K-09 LANDSCAPE AROTOURISM EVALUATION-COVER
LINK BAHAN KULIAH KE LMS [HTML]
 
 
 
Posted by: Qodarian Pramukanto | 3rd Apr, 2019

ARL 215 SURVEI DAN PEMETAAN TAPAK

P-09: PRAKTIKUM PENGENALAN PETA

ARL 215 P-09 COVER PRAKTIKUM 2019
LINK BAHAN PRAKTIKUM PENGENALAN PETA [html]
LINK FOLDER PENGUMPULAN TUGAS PRAKTIKUM PENGENALAN PETA [html]
Posted by: Qodarian Pramukanto | 3rd Apr, 2019

ARL 215 SURVEI DAN PEMETAAN TAPAK

K-09:  PETA & PEMETAAN

 

K-09 ARL 215 COVER 2019

Cover K-09 Peta & Pemetaan

 
Kuliah membahas beberapa sub topik berikut ini:
– Urgensi Peta~Data/Informasi Spatial
– Peta as tool Proses Perencanaan/Design Tapak/Lanskap
– Peta
– Peta: Sumber Data
– Peta: Jenis Data Yg Disajikan
– Pemetaan
– Geospatial System
– Indikator/Parameter/Variable Pemetaan
– Perolehan Data Spasial: Pemetaan Visible Material/Elements
– Perolehan Data Spasial: Pementaan Non Visible Material/Elements
– Perolehan Data Spasial: Visible Material (Indikator) utk menduga Non-
Material Elements
– Scaling System (Sistem Penyekalaan)
 
Link handout kuliah ke Lecture Management System/LMS [html]
 
 
 
 
Posted by: Qodarian Pramukanto | 14th Mar, 2019

STUDI BANDING AGROWISATA & EDUKASI EPTILU GARUT

cover_agrowisata_eptilu

Kawasan Agrowisata & Edukasi EPTILU Garut

24-epilu-signage1

Signage kawasan Agrowisata & Edukasi

Kawasan Ago-Edu-Wisata EPTILU yang berada di Jl Raya Cikajang KM 24,
Kampung Leuwiereng, Desa Mekarsari, Kecamatan Cikajang, Garut, Jawa
Barat ini dikembangkan pada lahan agribisnis komoditas jeruk siam asal
Garut.  Kegiatan agribisinis pada lahan seluas 1.2 ha dengan populasi
tanaman sekitar 1000 batang tanaman jeruk mempunyai produktivitas antara 5 hingga 10 kg per tanaman per tahun.  Pengembangan agribisnis komoditas jeruk yang dilakukan oleh Rizal Fahreza, S.P (alumni Departemen Agronomi dan Hortikultur, Fakultas Pertanian IPB) ini menyertakan petani-petani sekitar di banyak kecamatan sebagai mitra kerja.  Adanya sinergi antar petani ini akan mampu meningkatkan kapasitas agribisnis menjadi agroindustri komoditas jeruk.

01-1

Lanskap Agrowisata & Edukasi EPTILU Garut

Berdasarkan aktivitas agribisnis ini dikembangkan bentuk pemanfaatan
sumberdaya pertanian berdasarkan konsep wisata yang berbasis pada
pemanfaatan jasa agribisnis (agro-based services) dalam bentuk
agrowisata.  Konsep pengembangan juga tidak semata-mata berorientasi
pada agribisnis dan agrowisata, tetapi juga pengembangan kawasan dalam
bentuk memfasilitasi aspek-aspek edukasi.  Aspek edukasi yang
dikembangkan tidak hanya mencakup edukasi yang berkaitan teknologi
budidaya pada petani (mitra) yang akan mengembangkan agribisnis jeruk,
tetapi juga memfasilitasi kegiatan penelitian, studi banding (benchmarking)
bagi mahasiswa, maupun bentuk-bentuk aktivitas edukatif bagi siswa
sekolah. Objek dan daya tarik agrowisata (ODTW) dikembangkan berdasarkan
komponen dalam sistem agribisnis, yaitu agribisnis off-farm hulu, agribisnis
on-farm dan agribisnis off-farm hilir.  Bentuk aktivitas wisata off-farm hulu
dikembangkan berupa aktivitas pemilihan bibit, cara okulasi, pengetahuan
tentang varietas jeruk. Bentuk daya tarik aktivitas wisata on-farm mencakup
aktivitas menyiapkan lubang tanam dan menanam.  Sedangkan aktivitas
wisata off-farm hilir berupa wisata petik jeruk yang mengedukasi cara yang
benar untuk memetik yang bedampak dalam peningkatan produktivitas.
Rangkaian aktivitas wisata dari off-farm hulu, on-farm hingga off-farm hilir ini
menjadi dasar dalam mengkonsepkan nama kebun, yaitu EPTILU.
EPTILU   merupakan akronim dari F3 (Fresh From Farm) yang dilafalkan
dengan lidah orang Garut dan umumnya orang Sunda menjadi EPTILU
(ep=f dan tilu=tiga).
 

 

OBJEK DAN DAYA TARIK WISATA

01-1

Objek dan daya tarik agrowisata berupa kebun, fasilitas gathering, meeting, saung,mushola, toilet, dapur, menara observasi, gerbang dan jalur sirkulasi

04-ODTW

Objek wisata frut court buah dan produk turunan

05-ODTW

Objek wisata kebun buah dengan aktivitas permainan untuk anak

06-ODTW

Objek wisata kebun buah dengan aktivitas saung untuk meeting, istirahat, menikmati kuliner lokal (“ngeliwet”)

07-ODTW

Objek wisata kebun buah dengan aktivitas memetik buah

08-ODTW

Fasilitas pendukung berupa jalur sirkulasi wisata

09-ODTW

Fasilitas pendukung berupa jalur sirkulasi wisata

10-ODTW

Objek agrowisata ternak kelinci hias dan pedaging

gerbang_ok

Fasilitas pendukung berupa gerbang kawasan agrowisata dan edukasi EPTILU

01-signage

Fasilitas pendukung berupa rambu (signage) informasi, arah, pemberitahuan,  peringatan.

02-signage

Fasilitas pendukung berupa rambu (signage) informasi, arah, pemberitahuan, peringatan.

01-observation tower

Fasilitas pendukung berupa saung/menara pengamatan (observation tower)

Link: [html]

Older Posts »

Categories