Posted by: Qodarian Pramukanto | 15th Jun, 2017

Gususan Pulau-Pulau Kecil Perairan Tual Nan Mempesona

| QODARIAN PRAMUKANTO | DEPARTEMEN ARSITEKTUR LANSKAP, FAKULTAS PERTANIAN, IPB |

baer-4 baer-10
baer-6 baer-8
 baer-9  baer-11
 
 
 baer-3a  baer-1a
Pulau Baer dengan pulau-pulau karang diantara kejernihan perairan dan ragam biota
karang
.
Aktivitas tektonik yang mengangkat lempeng benua di Banda tidak saja memunculkan
pulau-pulau kecil yang membentuk busur Banda (Banda Arc), namun juga
menenggelamkan palung laut hingga kedalaman 4500 m.  Gejala alam yang terbentuk karena aktivitas tektonik tersebut dapat kita saksikan di Tual.  Kota pesisir di tepian Pulau Kei Kecil yang berada di Kabupaten Maluku Tenggara ini kaya akan ragam sumberdaya perairan laut.   Salah satu yang menjadi daya tarik adalah gugusan pulau kecil berupa  pulau-pulau karang.   Pulau karang dan perairannya menjadi rumah bagi berbagai biota akuatik dan terestrial.  Asosiasi antara formasi terestrial vegetasi pulau karang dan biota aquatik perairan menjadikan kawasan semakin eksotik.  Fenomena alam dan aktivitas masyarakat menjadikan kawasan laut Banda semakin menarik sebagai destinasi wisata.Pulau Baer merupakan salah satu destinasi perairan yang kaya akan biota aquatik.  Gugusan pulau-pulau “kecil” situs Baer ini, tidak saja obyek selam dan snorkeling, tetapi juga journey melintasi celah-celah pulau karang dari atas speedboat.
kja1a rumput laut-1
Budidaya ikan karang (kerapu) dengan karamba jaring apung (KJA) dan bentangan long-line rumput laut di perairan

Selain menjadi lumbung ikan bagi nelayan tangkap dan budidaya perairan dan kerang mutiara, laut Banda merupakan kawasan yang kaya akan obyek dan daya tarik wisata.  Ragam biota terumbu karang yang oleh masyarakat lokal menjadi lahan buru biota karang, menjadi salah satu atraksi bagi wisatawan pendatang.  Demikian juga dengan rumput laut dan kerang mutiara yang dibentang di perairan merupakan daya tarik wisata bahari.  Kegiatan pengeringan ikan, pengolahan kerang mutiara, dan termasuk kuliner ikan laut menjadi pengalaman tersendiri bagi penikmat hidangan laut.

 

BAGAN BAGAN-2
Bagan apung sebagai platform penangkapan jenis-jenis ikan fototaksis (suka cahaya),
seperti cumi-cumi dan teri, pada malam hari dengan sumber penerangan lampu petromaks
atau sumber cahaya listrik (genset)
BUDIDAYA KERANG MUTIARA-1 BUDIDAYA KERANG MUTIARA-2
Pemeliharaan cangkang tiram mutiara dari organisma yang melekat pada cangkang
BUDIDAYA KERANG MUTIARA-6 BUDIDAYA KERANG MUTIARA-3
Pemasukan inti mutiara bulat pada cangkang di dalam matel tiram mutiara

Leave a response

Your response:

Categories