Posted by: Qodarian Pramukanto | 7th Nov, 2018

OPTIMALISASI RUANG TERBUKA HIJAU PRIVAT DI DAERAH PADAT PENDUDUK

MODEL SOLUSI STRATEGIS
OPTIMALISASI RUANG TERBUKA HIJAU PRIVAT 
DI DAERAH PADAT PENDUDUK DAN DAMPAKNYA TERHADAP KUALITAS  LINGKUNGAN
(
Studi Kasus di Kampung KB Melati, Desa RancabunugurKabupaten Bogor)
PENELITIAN MSS RTHP-S
Pertumbuhan penduduk yang tinggi  perlu didukung oleh peningkatan daya dukung dan daya tampung lingkungan yang memadai, dapat tercipta kehidupan  yang baik dan  dari aspek kesehatan, pangan,  dan selaras dengan aspek ekologi serta kelestariannya.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No: 05/PRT/M/2008, proporsi RTH pada wilayah perkotaan adalah sebesar minimal 30% yang terdiri dari 20% ruang terbuka hijau publik dan 10% terdiri dari ruang terbuka hijau privat. Pada daerah dengan tingkat kepadatan penduduk dan  pembangunan yang tinggi, seringkali sulit untuk  memenuhi standar kebutuhan RTH.  Upaya peningkatan daya dukung lingkungan di sekitar tempat tinggal dapat dilakukan  dengan cara menata, memperbaiki atau meningkatkan kemanfaatan RTH privat tempat tinggal.

Optimalisasi RTH privat dapat menjadi salah satu solusi untuk mencapai standar ketercapian kebutuhan RTH. Oleh karena  diperlukan upaya untuk penataan, perbaikan dan atau revitalisasi RTH privat rumah tangga agar minimal dapat standar kebutuhan.  Untuk itu, perlu dilakukan langkah langkah strategis yang dapat memberikan solusi terhadap permasalah tersebut.

Berdasarkan uraian tersebut maka dirumuskan permasalahan RTH privat rumah tangga sebagai berikut :

  1. Bagaimana persepsi masyarakat di daerah kajian tentang RTH dan fungsi serta peranan RTH bagi kehidupan keluarga dan kelestarian lingkungan ?
  2. Apakah RTH privat telah memenuhi standar kecukupan dan masalah apa sajakah yang dihadapi oleh masyarakat dalam pemanfaatan dan atau optimalisasi fungsi RTH privat ?
  3. Bagaimanakah keterampilan atau kemampuan yang dipraktekkan oleh  masyarakat dalam  upaya optimalisasi RTH privat ?
    .

    Tujuan

    Berdasarkan rumusan permasalahan di atas, tujuan kegiatan ini adalah mengembangkan model solusi strategis dalam peningkatan efisiensi dan efektivitas ruang terbuka hijau (RTH) kawasan permukiman dan dampaknya terhadap kualitas fisik dan psikis masyarakat.  Secara rinci tujuan kegiatan ini mencakup :

    1. Menelaah karakteristik tatanan permukiman dan RTH di kawasan lokasi kajian sebagai dampak dari kepadatan penduduk
    2. Menganalisis kapasitas kawasan permukiman dan RTH di kawasan kumuh dalam pemenuhan terhadap standar kecukupan
    3. Menyusun pengembangan model solusi strategis dalam optimalisasi RTH kawasan permukiman dan dampaknya terhadap kualitas daya dukung dan daya tampung lingkungan

     

 
implementasi-1
implementasi-2
implementasi-3
rthp-l
testimoni-1
testimoni-2
 
 
 
 
 
 

Leave a response

Your response:

Categories