Posted by: Qodarian Pramukanto | 8th Oct, 2020

LAND ASSESSMENT IN MUARA UPU AND AMPOLU PTPN III (PERSERO) BATANG TORU ESTATE

 

PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Distrik Tapanuli Selatan berkomitmen untuk mengelola daerah Ampolu dan Muara Upu dengan sistem tata kelola yang sesuai dengan kriteria untuk pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Aspek pelestarian lingkungan adalah dasar utama yang digunakan dalam pengelolaan sumberdaya lahan. Berdasarkan hasil penelitian oleh Pusat Penelitian Sumberdaya Alam dan Bioteknologi LPPM IPB pada tahun 2012, beberapa daerah bernilai konservasi tinggi (KBKT) yang diidentifikasi di wilayah Ampolu yaitu: (1) Parit Aek Sibirong, (2) Area Gambut Dalam, (3) Bukit Simulak Anjing, (4) Area Perlindungan Nephentes. Sementara itu di perkebunan area Muara Upu terdapat KBKT: (1) Sempadan Sungai Batang Toru, (2) perbatasan alur parit blok D, dan (3) Blok D + Area Rawa E (BLI).

Saat ini, kondisi lahan di wilayah tersebut belum dimanfaatkan secara optimal baik untuk aktivitas ekologis ataupun penggunaan lainnya dengan nilai pendidikan atau ekonomi yang berkaitan dengan lingkungan berkelanjutan. Oleh karena itu diperlukan studi/penelitian terkait penggunaan lahan di area ini.

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Melakukan penilaian pemanfaatan lahan untuk menjaga keberlanjutan lahan dan 2. Memberikan rekomendasi untuk pengembangan lahan dan program manajemen pemanfaatan di wilayah studi.

Luaran dari penelitian ini adalah dokumen perencanaan pengembangan dan pemanfaatan lahan berupa zonasi pada tapak Simulak Anjing (Ampolu), Muara Upu dan Koridor Penghubung Tapak Simulak Anjing dan Muara Upu.  Pengembangan kawasan/tapak dilakukan dengan berorientasi pada aspek ekologi, pendidikan, sosial, dan ekonomi yang tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Zonasi Tapak Simulak Anjing (Ampolu)
Zonasi Tapak Muara Upu
Zonasi Connecting Corridor (Simulak Anjing, Ampolu – Muara Upu)

Comments are closed.

Categories